Posts

Showing posts with the label Konservasi

SUMBER BAHAN ORGANIK

Aloton ( eksternal) 1. Sungai - Bahan organik terlarut dari daratan diangkut ke laut melalui angin dan sungai. Bahan organik terlarut yang berasal dari air sungai, bisa mencapai 20 mgC/l, terutama berasal dari pelepasan humic material dan hasil penguraian dari buah – buahan yang jatuh di tanah. Penambahan bahan organik secara perantara alami dalam bentuk sewage (kotoran) dan buangan industri. Sebagian besar sudah siap dioksidasi dan segera membusuk karena bakteri dalam air laut. Namun dalam batasan badan air, seperti estuarin, kebutuhan oksigen secara biologi terpenuhi dikarenakan kondisi anoksik tersedia. - Berupa hasil dekomposisi tanaman, penggelontoran substansi humus, masukan antropogenik. - Sekitar 40 -80% DOC (Substansi Humus, berupa Asam Fulvic) - Bahan Organik Karbon Terlarut (DOC) Mencapai ~ 20 mg/l, Bahan Organik Karbon Partikulat Berkisar ~ 1 -~ 2,5 mg/l 2. Atmosfer Terdiri POM (POC) & Vapourphase Organic Matter/VOM (VOC) - POC : Viable : Bakteri, Pollen, Alga...

KERUSAKAN TERUMBU KARANG

Terumbu karang merupakan rumah bagi ribuan hewan dan tumbuhan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, berbagai jenis hewan laut mencari makan dan berlindung di ekosistem tersebut. Pada kondisi yang sangat maksimal, terumbu karang menyediakan ikan-ikan dan molusca hingga mencapai jumlah sekitar 10 – 30 ton/km2 per tahunnya (Hanggono, A., Bambang K., Suhud, Rasjid A., dan Murad S, 2001). Ekosistem ini merupakan sumber plasma nuftah bagi makhluk hidup baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Selain itu, terumbu karang merupakan laboratorium alam yang sangat unik untuk berbagai penelitian yang dapat mengungkapkan penemuan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Keindahannya dapat menjadi sumber devisa pariwisata bagi pemerintah setempat, sehingga dapat menambah penghasilan manusia, terutama bagi masyarakat pesisir. Terumbu karang (coral reefs) merupakan ekosistem laut tropis yang terdapat di perairan dangkal yang jernih, hangat (lebih dari 22oC), memiliki kadar CaCO3 (Kal...

MORFOLOGI KUDA LAUT (Hyppocampus sp)

Image
Morfologi dari kuda laut sangat unik, bahkan dapat dikatakan menyimpang dari bentuk ikan-ikan pada umumnya. Namun menurut Thayib (1977), meski bentuk tubuhnya menyimpang dari bentuk ikan pada umumnya tapi ia dilengkapi oleh organ-organ yang identik dengan organ-organ ikan. Kuda laut mempunyai sirip punggung yang berfungsi untuk bergerak, insang yang berguna untuk menyerap oksigen dan tulang punggung untuk menopang kerangka tubuhnya. Ciri-ciri dari kuda laut adalah kepalanya membentuk sudut siku-siku terhadap poros tubuhnya, tubuh agak pipih dan melengkung, sepanjang permukaan perut kasar, mempunyai moncong seperti pipa (tube like), sirip ekor tidak ada, ekor lebih panjang daripada kepala dan tubuh, mempunyai ekor prehensile (dapat dililitkan). Kuda Laut (Hippocampus) merupakan salah satu jenis ikan hias yang bernilai tinggi. Selain untuk kebutuhan pasar dalam negeri juga memasuki pasaran luar negeri. Dari data yang telah ada kuda laut telah diekspor ke beberapa negara antara lain : Sin...

POTENSI SUMBERDAYA TERUMBU KARANG

Lobster/Udang Barong Jenis udang barong yang hidup di terumbu karang Indonesia adalah jenis Panulirus versicolor dan Panulirus Humanus. Lobster biasanya hidup di sela-sela batu karang. Pada siang hari berada di lubang-lubang, sedangkan malam hari aktif mencari makan. Penangkapan udang barong relatif mudah, yaitu menggunakan jaring dan saat ini populer dengan menggunakan potasium. Harga udang barong cukup mahal, yaitu per kilogramnya mencapai Rp 15.000,00 - Rp 20.000,00. Karena penangkapannya sangat mudah, populasi udang barong dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan yang sangat drastis. Misalnya saja di Selatan Pantai Jawa, pada tahun 1976 menghasilkan 907 ton, tahun 1977 menghasilkan 69 ton, tahun 1978 sebesar 60 ton dan tahun 1979 hanya 10 ton. Kina Merupakan keong atau molusca yang bercangkang dua, juga merupakan hasil yang cukup potensial dari terumbu karang, hanya saja sekarang sudah termasuk dalam red data box yang dilindungi secara internasional karena sangat jarang ditem...

STATUS PERIKANAN RAJUNGAN KABUPATEN PANGKEP

Sektor perikanan dapat berperan dalam pemulihan dan pertumbuhan perekonomian bangsa ini karena potensi sumberdaya ikannya yang besar dalam jumlah maupun keragamannya. Selain itu, sumberdaya ikan merupakan sumberdaya alam yang selalu dapat diperbaharui (renewable resources) sehingga dapat bertahan dalam jangka panjang apabila diikuti dengan pengelolaan yang baik. Rajungan (Portunus sp) di Indonesia merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang diekspor terutama ke negara Amerika, yaitu mencapai 60 % dari total hasil tangkapan rajungan, juga diekspor ke beberapa negara dalam bentuk segar yaitu Singapura dan Jepang sedangkan dalam bentuk olahan (dalam kaleng) diekspor ke Belanda. Jika penangkapan dilakukan terus menerus untuk memenuhi permintaan konsumen secara kontinyu tanpa adanya suatu usaha pengaturan, maka sumberdaya hayati ikan dalam kurun waktu yang akan datang dapat mengalami kelebihan tangkapan dan berakibat menggangu kelestarian sumberdaya (Nessa, dkk, ...

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER UNTUK PENGEMBANGAN PERIKANAN DAN KELAUTAN INDONESIA

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia mempunyai wilayah perairan laut yang sangat luas (hampir 80% dari luas wilayah) dengan kandungan potensi sumberdaya perikanan yang beragam dan berlimpah (6.18 juta ton/tahun). Potensi sumberdaya perikanan tersebut sesungguhnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun demikian sampai saat ini potensi tersebut belum mendapat perhatian yang memadai Oleh karena itu suatu sistem informasi yang mendasar dan mencakup aspek perencanaan dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan sangat diperlukan sebagai acuan pertimbangan dalam pengelolaan, pemanfaaatan dan pengembangan perikanan di perairan Indonesia sehingga didapatkan suatu pola pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Karena keunggulannya, komputer dipakai sebagai sarana penunjang utama untuk mengimplementasikan suatu sistem informasi. Dengan diketahuinya nilai potensi sumberdaya yan...

ISU KERUSAKAN TERUMBU KARANG

Image
Meningkatnya kerusakan terumbu karang, dewasa ini telah mengkhawatirkan banyak kalangan, karena dengan rusaknya terumbu karang akan banyak mempengaruhi status keanekaragaman hayati laut yang kita miliki selama ini. Kerusakan terumbu karang terutama diakibatkan oleh aktivitas manusia, seperti penambangan, penggunaan bahan peledak, penggunaan sianida untuk menangkap ikan, sedimentasi dan pencemaran Pemanfaatan potensi terumbu karang tidak jarang hanya berpegang pada salah satu fungsi laut sebagai penyokong perekonomian, tanpa memperhatikan fungsi yang lain, yaitu sebagai penyokong kehidupan dan sosial budaya. Berbagai akibat kerusakan terumbu karang mengakibatkan berbagai macam dampak kerugian, diantaranya menurunnya produksi sumberdaya perikanan, mempercepat abrasi pantai, dan menurunnya jumlah wisatawan karena menurunnya nilai estetika dan keindahan terumbu karang. Oleh karena itu untuk menjaga agar fungsi terumbu karang dalam mendukung sumberdaya hayati laut secara berkelanjutan, perl...