SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER UNTUK PENGEMBANGAN PERIKANAN DAN KELAUTAN INDONESIA
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia mempunyai wilayah perairan laut yang sangat luas (hampir 80% dari luas wilayah) dengan kandungan potensi sumberdaya perikanan yang beragam dan berlimpah (6.18 juta ton/tahun). Potensi sumberdaya perikanan tersebut sesungguhnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun demikian sampai saat ini potensi tersebut belum mendapat perhatian yang memadai
Oleh karena itu suatu sistem informasi yang mendasar dan mencakup aspek perencanaan dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan sangat diperlukan sebagai acuan pertimbangan dalam pengelolaan, pemanfaaatan dan pengembangan perikanan di perairan Indonesia sehingga didapatkan suatu pola pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Karena keunggulannya, komputer dipakai sebagai sarana penunjang utama untuk mengimplementasikan suatu sistem informasi.
Dengan diketahuinya nilai potensi sumberdaya yang meliputi potensi lestari serta diletahuinya kapasitas tangkap optimum unit usaha penangkapan maka dalam wilayah tersebut dapat dijabarkan kombinasi jenis dan jumlah unit usaha penangkapan yang dapat dikembangkan (Gulland, 1983).
Karena pengembangan usaha penangkapan ikan mempunyai tujuan untuk memaksimumkan pendapatan nelayan dan meminimumkan biaya dengan pembatas-pembatas seperti sumberdaya ikan, tenaga kerja, modal dan sebagainya.
Kepentingan pengumpulan, pengolahan penyajian dan penyimpanan data dan informasi sumberdaya perikanan sebagai acuan pertimbangan dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan, membutuhkan sistem informasi (Moekijat, 1991). Sistem informasi yang baik dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan dan keputusan yang tepat dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan laut Indonesia (good decision only can be achieved by good information).
Oleh karena itu suatu sistem informasi yang mendasar dan mencakup aspek perencanaan dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan sangat diperlukan sebagai acuan pertimbangan dalam pengelolaan, pemanfaaatan dan pengembangan perikanan di perairan Indonesia sehingga didapatkan suatu pola pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Karena keunggulannya, komputer dipakai sebagai sarana penunjang utama untuk mengimplementasikan suatu sistem informasi.
Dengan diketahuinya nilai potensi sumberdaya yang meliputi potensi lestari serta diletahuinya kapasitas tangkap optimum unit usaha penangkapan maka dalam wilayah tersebut dapat dijabarkan kombinasi jenis dan jumlah unit usaha penangkapan yang dapat dikembangkan (Gulland, 1983).
Karena pengembangan usaha penangkapan ikan mempunyai tujuan untuk memaksimumkan pendapatan nelayan dan meminimumkan biaya dengan pembatas-pembatas seperti sumberdaya ikan, tenaga kerja, modal dan sebagainya.
Kepentingan pengumpulan, pengolahan penyajian dan penyimpanan data dan informasi sumberdaya perikanan sebagai acuan pertimbangan dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan, membutuhkan sistem informasi (Moekijat, 1991). Sistem informasi yang baik dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan dan keputusan yang tepat dalam pengembangan usaha pemanfaatan sumberdaya perikanan laut Indonesia (good decision only can be achieved by good information).