Posts

Biologi Ikan Capungan Banggai (Pterapogon kaudernii)

Image
Kingdom : Animalia (Linnaeus, 1758) Phylum : Chordata (Bateson, 1885) Class : Actinopterygii (Huxley, 1880) Ordo : Perciformes Sub Ordo: Percoidei Family : Apogonidae Genus : Pterapogon (Koumans, 19930 Species : Pterapogon kaudernii (Koumans, 1999) sirip perut bagian atas berwarna hitam dan bagian bawah sirip ekor ditandai dengan adanya bintik berwarna putih hitam. Serangkaian bintik - bintik putih yang sama terdapat memanjang di sepanjang tepi kedua punggung, sirip dubur dan ekor (Allen dan Steene 1995, Allen 2000). Tubuh keperakan dan berisi sekitar 20 titik putih cemerlang antara garis hitam kedua dan ketiga. Ukuran panjang total tubuh ikan mencapai 80 mm dan panjang tandar mencapai 55 mm (Allen 2000). Ikan jantan dan betina tidak dapat dibedakan berdasarkan morfologi (Vagelli dan Volpedo 2004) Ikan Capungan Banggai memiliki kebiasaan trofik diurnal, dan menurunkan aktivitas makan pada siang hari dan berhenti sekitar waktu matahari terbenam. Ikan capungan Banggai (P. kauder...

Myxobulus sp, Myxosoma sp, Thellohanellus sp dan Henneguya sp

Image
Keempat jenis parasit ini merupakan penyebab penyakit Myxosporeasis. Penyakit ini disebabkan oleh parasit dari kelas Sporozoa, subkelas Myxosporea, ordo Cnidosporodia, subordo Myxosporidia, famili Myxobolidae yang merupakan bagian dari filum Myxozoa dan termasuk kedalam kelompok endoparasit. Kunci identifikasi yang penting dari keempat jenis parasit ini adalah pada sporanya, yang merupakan fase resisten dan alat penyebaran populasi. Spora myxosorea terdiri atas dua valve, yang dibatasi oleh sebuah suture. Pada valve terdapat satu atau dua polar kapsul yang penting untuk identifikasi. Spora pada parasit kelas Cnidosporidia ini mempunyai cangkang, kapsul polar dan sporoplasm. Di dalam kapsul polar terdapat filament polar. Bila spora memiliki dua kapsul polar maka digolongkan ke dalam genus Myxobolus sp dan bila hanya memiliki satu kapsul polar maka akan digolongkan kedalam genus Thellohanellus Gejala infeksi pada ikan antara lain adanya benjolan pada bagian tubuh luar (bintil) yang berw...

Parasit Ichthyophthirius multifiliis

Image
Ichthyophthirius multifiliis adalah jenis parasit yang digolongkan kedalam phylum Protozoa, subphylum Ciliophora, kelas Ciliata, subkelas Holotrichia, Ordo Hymenostomatida, famili Ophryoglenia dan genus Ichthyophthirius multifiliis (Hoffman, 1967). Kecuali pada bagian anterior yang berbentuk cincin (cystome), hampir di seluruh permukaan tubuh Ichthyophthirius multifiliis tertutup oleh silia yang berfungsi untuk pergerakannya, bagian sitoplasmanya terdapat makronukleus yang berbentuk seperti tapal kuda, mikronukleus (inti yang kecil) yang menempel pada makronukleus dan sejumlah vakuola kontraktil dan mata pada berbagai jenis ikan baik ikan air tawar, payau dan laut. Parasit ini mempunyai panjang tubuh 0,1 – 1,0 mm dan dapat menyebabkan kerusakan kulit dan dapat menyebabkan kematian. Parasit ini berkembangbiak dengan cara membelah biner. Individu muda parasit ini memiliki diameter antara 30 – 50 ��m dan individu dewasanya dapat mencapai ukuran diameter 50– 100 ��m. Siklus hidupnya dimu...

TRICHODINA PADA IKAN

Image
Penyakit adalah terganggunya kesehatan ikan yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang dapat mematikan ikan. Secara garis besar penyakit yang menyerang ikan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu penyakit infeksi (penyakit menular)dan non infeksi (penyakit tidak menular). Penyakit menular adalah penyakit yang timbul disebabkan oleh masuknya makhluk lain kedalam tubuh ikan, baik pada bagian tubuh dalam maupun bagian tubuh luar. Makhluk tersebut antara lain adalah virus, bakteri, jamur dan parasit. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang disebabkan antar lain oleh keracunan makanan, kekurangan makanan atau kelebihan makanan dan mutu air yang buruk. Trichodina termasuk protozoa, jenis protozoa ini mempunyai nama lain Cyclochaeta domerguei Jenis parasit ini berbentuk seperti setengah bola dengan bagian tengah (dorsal) cembung, sedangkan mulut pada bagian ventral. Pada bagian mulut dilengkapi alat penghisap dengan dilengkapi suatu alat dari chitine yang melingkari mulut. Alat chitine in...

PENANGANAN AQUARIUM IKAN HIAS

PENDAHULUAN Mengamati kegiatan usaha Perikanan khususnya ikan hias tentunya tak dapat dipisahkan dengan sarana penunjang yang yang tak kalah pentingnya dengan usaha ikan hias itu sendiri yaitu "AQUARIUM" karena betapun indahnya ikan hias apabila tidak ditunjang dengan penampilan aquarium serta dekorasi yang memadai, maka sesungguhnya nilai keindahan itu telah berkurang dan ini hanya bisa dicapai melalui penanganan yang tekun dan kontinue. PERLENGKAPAN AQUARIUM 1) Aquarium dalam keadaan bersih dan tidak bocor 2) Tanaman hdiup secukupnya 3) Bahan-bahan dekorasi: pasir bersih (tidak mengandung lumpur), koraltex, akar kayu dan batu karang 4) Pompa udara (aerator) sebagai alat penambah oksigen dalam air 5) Lampu neon ultra violet pada malam hari dapat menimbulkan rasa alami yang mempesona 6) Filter yang dihubungkan dengan aerator berfungsi sebagai penyaring kotoran dalam air 7) Peralatan lainnya: slang plastik, serokan dan pembersih kaca TEKNIS DEKORASI AQUARIUM 1) Pasir dimasuk...

ASPEK POSITIF RETIFIKASI UNCLOS 1982 TERHADAP PERIKANAN INDONESIA

Ratifikasi UNCLOS (United Nations Convension on Law of the Sea) merupakan mileistone bagi negara-negara maritime (coastal states) untuk memanfaatkan kekayaan sumberdaya maritime di wilayah perairannya. Dengan diratifikasinya UNCLOS tersebut, maka Indonesia memiliki luas perairan Zona Ekonomi Ekslusif sekitar 2,7 juta km2. Dengan penambahan luas perairan tersebut, sebenarnya memberikan kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk memanfaatkan kekayaan alamnya secara lebih besar lagi. Namun sayangnya potensi dan kekayaan sumberdaya di ZEEI tersebut belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh bangsa Indonesia, bahkan yang terjadi justru sebaliknya. Kekayaan tersebut dimanfaatkan oleh pihak asing melalui pencurian ikan (ilegal fishing) dan penyalahgunaan izin penangkapan (abuse licensing). Departemen Kelautan dan Perikanan memperkirakan, dari 7000 izin operasi penangkapan ikan, tujuh puluh persennya (70%) merupakan kapal asing. Perkiraan kerugian dari operasi kapal asing ini menurut DKP sudah menc...

HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN MAS

Image
Hama Jenis Hama yang menyerang Inkan Mas ( Cyprinus carpio ) antara lain : 1) Bebeasan (Notonecta) Berbahaya bagi benih karena sengatannya. Pengendalian: menuangkan minyak tanah ke permukaan air 500 cc/100 meter persegi. 2) Ucrit (Larva cybister) Menjepit badan ikan dengan taringnya hingga robek. Pengendalian: sulitdiberantas; hindari bahan organik menumpuk di sekitar kolam. 3) Kodok Makan telur telur ikan. Pengendalian: sering membuang telur yang mengapung; menagkap dan membuang hidup-hidup. 4) Ular Menyerang benih dan ikan kecil. Pengendalian: lakukan penangkapan; pemagaran kolam. 5) Lingsang Memakan ikan pada malam hari. Pengendalian:pasang jebakan berumpun. 6) Burung Memakan benih yang berwarna menyala seperti merah, kuning. Pengendalian: diberi penghalang bambu agar supaya sulit menerkam; diberi rumbai-rumbai atau tali penghalang. 7) Ikan gabus Memangsa ikan kecil. Pengendalian:pintu masukan air diberi saringan atau dibuat bak filter. 8) Belut dan kepiting Pengendalian: lakukan pe...