BIODIVERSTAS LAHAN GAMBUT
Dari segi keanekaragaman hayati (biodiversitas) hutan-hutan rawa gambut sangat penting. Lahan gambut dapat dimanfaatkan untuk ditanami tanaman yang bersifat ekonomis seperti cabai, rotan, meranti, kayu putih (Melaleuca leucadendra), jagung, kacang tanah, kedelai, kapur naga (Callophilium soulatri), kempas (Koompassia malcencis), ketiau (Ganua motleyana), mentibu (Dactyloclades stenostachys), nyatoh (Palaquium scholaris), rambutan hutan (Nephelium sp.) anggrek, punak (Tertamerista glabra), perepat (Combretocarpus rotundatus), pulai rawa (Alstonia pneumatophora), terentang (Campnosperma spp.), bungur (Logerstroengia speciosa), belangeran (Shorea balangeran), meranti rawa (Shorea pauciflora), rengas (Melanorrhaoea walichii), palem merah (Cyrtoctachys lakka), ara hantu (Ploikilospermum suavalens), palas (Licuala paludosa), kantong semar (Nephentes mirabilis), liran (Pholidocarpus sumatranus), Flagellaria indica, akar elang (Uncaria schlerophylla), putat (Barringtonia racemosa), rasau (Pandanus helicopus), Pandanus atrocarpus, bakung (Hanguana malayana), Utricularia spp, jelutung (Dyera costulata), jelutung rawa (Dyera lowii), ramin (Gonystylus bancanus), dan gembor (Alseodaphne umbeliflora). Banyak dari jenis-jenis pohon tersebut sudah mulai langka seperti ramin dan gembor karena tingginya eksploitasi terhadap kedua jenis ini.
Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 m dpi., dapat tumbuh di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah. Ada beberapa varietas pohon kayu putih. Ada yang kayunya berwarna merah, dan ada yang kayunya berwarna putih. Rumphius membedakan kayu putih dalam varietas daun besar dan varietas daun kecil. Varietas yang berdaun kecil, yang digunakan untuk membuat minyak kayu putih. Daunnya, melalui proses penyulingan, akan menghasilkan minyak atsiri yang disebut minyak kayu putih, yang warnanya kekuning-kuningan sampai kehijau-hijauan. Perbanyakan dengan biji atau tunas akar (www.iptek.net).
Ramin memiliki kayu teras berwarna putih sampai putih kekuningan, tekstur halus dan rata, berat jenis 540-750 kg/m3 (pada kadar air 15%). Kayu sangat sesuai untuk vencer dan plywood, berupa bahan bernilai tinggi untuk konstruksi ringan dan berbagai penggunaan, di mana kayu yang putih dan bersih diperlukan. Kayu digunakan untuk almari berdekorasi, furniture, hiasan interior, panel dinding, lantai, mainan anak, bubut, tangkai sapu, gagang berkekuatan ringan, korden model Venesia, bahan sambungan, penggaris, bingkai lukisan, dan meja gambar. Penggunaan konstruksi ringan meliputi rangka pintu dan jendela, moulding, langit-langit, dan dinding pemisah ruangan Penggunaan lain meliputi papan, bejana, dan papan kapal (www.dephut.go.id). Gembor biasanya hanya diambil kulitnya untuk dijadikan untuk bahan baku obat nyamuk bakar sedangkan jelutung diambil lateksnya untuk dijadikan bahan-bahan industri, permen karet, dan bahan-bahan kosmetik (www.indobiogen.or.id)
Sejumlah satwa langka seperti buaya senyulong dan harimau sumatra menjadikan lahan gambut sebagai tempat berlindung. Berbagai jenis fauna seperti mamalia, burung, dan ikan juga menghuni kawasan ini.
SUMBER :
Darmawijaya MI. 1997. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta : UGM Press.
FitzPatrick EA. Soils : Their Formation, Classification, and Distribution. New York : Longman, Inc.
Soepardi G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Bogor : Departemen Ilmu Tanah Faperta IPB.
Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 m dpi., dapat tumbuh di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah. Ada beberapa varietas pohon kayu putih. Ada yang kayunya berwarna merah, dan ada yang kayunya berwarna putih. Rumphius membedakan kayu putih dalam varietas daun besar dan varietas daun kecil. Varietas yang berdaun kecil, yang digunakan untuk membuat minyak kayu putih. Daunnya, melalui proses penyulingan, akan menghasilkan minyak atsiri yang disebut minyak kayu putih, yang warnanya kekuning-kuningan sampai kehijau-hijauan. Perbanyakan dengan biji atau tunas akar (www.iptek.net).
Ramin memiliki kayu teras berwarna putih sampai putih kekuningan, tekstur halus dan rata, berat jenis 540-750 kg/m3 (pada kadar air 15%). Kayu sangat sesuai untuk vencer dan plywood, berupa bahan bernilai tinggi untuk konstruksi ringan dan berbagai penggunaan, di mana kayu yang putih dan bersih diperlukan. Kayu digunakan untuk almari berdekorasi, furniture, hiasan interior, panel dinding, lantai, mainan anak, bubut, tangkai sapu, gagang berkekuatan ringan, korden model Venesia, bahan sambungan, penggaris, bingkai lukisan, dan meja gambar. Penggunaan konstruksi ringan meliputi rangka pintu dan jendela, moulding, langit-langit, dan dinding pemisah ruangan Penggunaan lain meliputi papan, bejana, dan papan kapal (www.dephut.go.id). Gembor biasanya hanya diambil kulitnya untuk dijadikan untuk bahan baku obat nyamuk bakar sedangkan jelutung diambil lateksnya untuk dijadikan bahan-bahan industri, permen karet, dan bahan-bahan kosmetik (www.indobiogen.or.id)
Sejumlah satwa langka seperti buaya senyulong dan harimau sumatra menjadikan lahan gambut sebagai tempat berlindung. Berbagai jenis fauna seperti mamalia, burung, dan ikan juga menghuni kawasan ini.
SUMBER :
Darmawijaya MI. 1997. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta : UGM Press.
FitzPatrick EA. Soils : Their Formation, Classification, and Distribution. New York : Longman, Inc.
Soepardi G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Bogor : Departemen Ilmu Tanah Faperta IPB.