Habitat Campylobacter
Organisma seperti Campylobacter
dapat bertahan hidup di alam, meskipun sebenarnya ia memiliki habitatnya
sendiri. Dengan kata lain jumlah reservoir yang potensial di alam sangat
terbatas. Campylobacter memerlukan lingkungan hidup yang spesifik; kadar
oksigen di sekitarnya harus cukup rendah, suhu sekitar 30oC dan
membutuhkan nutrisi yang spesial. Habitat alamiah dari Campylobacter adalah
dalam usus burung. Peternakan hewan merupakan reservoir utama dari bakteri Campylobacter
yang patogen. Meskipun dalam keadaan normal tidak tumbuh di lingkungan atau di
makanan, Campylobacter dapat bertahan hidup dan memiliki dosis penularan
yang rendah. Hal ini akan memperbesar timbulnya penularan oleh organisma ini.