HACCP DAN KEMANAN HASIL PERIKANAN
Kita
sering bicara ttg HACCP
sebagai metoda jaminan keamanan
pangan. Jadi apa yang diartikan dengan “keamanan
pangan”? Keamanan pangan didefinisikan oleh CAC sebagai
jaminan bahwa produk tidak akan menyebabkan bahaya kepada manusia pada saat
disiapkan dan /atau dikonsumsi sesuai dengan tujuan penggunaannya. Kemanan pangan adalah sesuatu yang
kita coba capai dengan menjamin higiene pangan.
Pertama,
kita harus memahami apa artinya “pangan yang aman”. Pangan yang aman tidak menyebabkan
bahaya pada saat disiapkan dan /atau dikonsumsi sesuai dengan tujuan
penggunaannya.
Definisi
ini berarti bahwa konsumen mempunyai peranan aktif dalam hal keamanan pangan.
Kadang
pangan harus dibuat aman selama persiapan;
kadangkala penting dimengerti tujuan penggunaannya. Salah penanganan dan
penggunaan dapat menyebabkan produk yang paling amanpun menjadi tidak sesuai
untuk dikonsumsi.
Untuk
mencapai keamanan pangan, tiga level tindakan higieneis dapat diterapkan.
Pertama “Prinsip Umum Higiene Pangan”
seperti pada buku Codex
Code dapat diterapkan.
Prinsip
prinsip ini merupakan fondasi bagi keamanan pangan. Kemudian persyaratan higiene tambahan untuk
sektor pangan sesuai dengan yang dijelaskan dalam Good Manufacturing or Hygienic Practices
(GMP/GHP).
Dua
tipe persyaratan ini sering diuraikan dalam juknis oleh undang-undanga atau
peraturan. Terakhir HACCP dapat diterapkan untuk mencapai jaminan yang lebih
besar bahwa produk yang diproses adalah aman.
HACCP
adalah suatu metoda jaminan keamanan pangan yang melengkapi Pedoman Codex
tentang General
Principles
of Food Hygiene.
Dewasa
ini, HACCP
mrpk bagian higiene produk, atau sistem jaminan keamanan
pangan. Higiene pangan itu sendiri
ditempatkan dalam konteks program jaminan mutu pangan.
To understand this, let us define quality
and food quality assurance programmes.