Renova Sea (Ocean Friendly Resources)

Visi dan Misi

1. Mengarahkan masyarakat nelayan,yang melakukan kegiatan penangkapan dengan cara-cara yang mengganggu lingkungan laut, untuk mengalihkan aktifitas dengan budidaya keramba agar kelestarian spesies dan habitat di alam tetap terjaga.2. Mengurangi dampak dari perusakan lingkungan, khususnya wilayah hutan, pesisir dan estuaria (Muara Sungai) akibat penggunaan bahan alam sebagai bahan dasar pembuatan keramba.3. Menjaga kualitas produksi perikanan guna memperkuat eksistensi perikanan Indonesia.4. Memacu usaha budidaya perikanan Indonesia menjadi industri perikanan yang maju.


Mengapa Harus RENOVASEA ? 
Renovasea, diambil dari kata latin Renovatio yang berarti Kebangkitan, Tiga huruf belakang diganti dengan Sea, adalah laut, menjadi Renovasea. Yang diartikan menjadi Kebangkitan dari kelautan.

Analisa

Spesifikasi Teknis :

No
Bahan dan Alat
Ukuran
1.
Pelampung dan Pijakan
50 x 50 x 30 cm
2.
Rangka (Frame) + Tower
50 x 12 x 30 cm
3.
Pipa HDPE
90 mm
4.
Pipa HDPE
32 mm
5.
Sambungan Elbow
90 mm
6.
Sambungan Coupler
90 mm
7.
Sambungan “T”
90 mm
8.
Tali Jangkar
10 mm
9.
Pelampung Tali Jangkar
Ø 30 cm
10.
Pemberat
30 kg
11.
Jangkar
40 kg
12.
Jaring
3,6 m x 3.6 m x 3.5 m


Budidaya perikanan di Indonesia selama ini belum dapat dikatagorikan sebagai sebuah industri perikanan karena: Nelayan masih menggunakan metode tradisional, yaitu menggunakan bahan dari alam, seperti kayu dan pelampung dari drum plastik dan kaleng.Masa pakai Keramba tradisional cuma mencapai 2-3 tahun, dibandingkan dengan Keramba HDPE yang mencapai 10 tahun. Sulitnya perawatan keramba tradisional yang harus dijaga dari lumut & tritip, dibandingkan dengan keramba HDPE yang sangat mudah dalam perawatan karena memakai sistim knock down, anti tritip dan anti UV menggunakan bahan dasar plastik yang diproduksi pabrik.Teknologi dan metoda budidaya dengan HDPE, mempercepat peningkatan kualitas produksi perikanan, karena nelayan lebih berkonsentrasi kepada peningkatan produksi perikanan, dibandingkan dengan bahan tradisional karena nelayan harus juga memikirkan pergantian keramba setiap 2 tahun.



Info lebih lanjut email di : wawancrab@gmail.com

Hasil karya Indonesia!
Produk Patent No. :  S.002008.00219
Patent Merk :  B.002008.040876

Popular posts from this blog

PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENGENDALIAN GRATIFIKASI

PENDIDIKAN JEMBATAN PEMBANGUNAN

Pemanfaatan Imunostimulan untuk Pencegahan Koi Herpes Virus (KHV)