Posts

FILLET IKAN

Fillet ikan adalah daging ikan tanpa sisik dan tulang (kadang-kadang juga tanpa kulit) diambil dari kedua sisik badan ikan, kadang-kadang kedua potongan saling bergandengan yang dikenal dengan nama butterfly fillet (Moeljanto, 1992). Menurut Suparno (1993b), fillet ikan adalah bagian daging ikan yang diperoleh dengan penyayatan ikan utuh sepanjang tulang belakang dimulai dari kepala hingga mendekati ekor. Tulang belakang dari tulang rusuk yang membatasi badan dengan rongga perut tidak terpotong pada waktu penyayatan. Daging fillet yang diperoleh dengan cara penyayatan seperti ini tulang atau duri ikan yang ikut umumnya hanya sedikit sekali. Lebih lanjut dinyatakan bahwa produk fillet ikan lebih rentan terhadap kontaminasi dan penurunan mutu daripada ikan utuh. Penerapan rantai dingin dan kebersihan yang ketat merupakan persyaratan utama agar memperoleh produk yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Fillet ikan adalah suatu irisan daging ikan tanpa tulang. Ketika mendengar kata...

DESKRIPSI HAPLOSPORIDIUM NELSONII

Parasit ini menyebabkan penyakit MSX (multinucleate sphere X) pada Crassostrea virginica dan Crassostrea gigas. Distribusi geografis ini adalah: Florida, USA north to Nova Scotia, Canada; dilsaporkan dari Crassostrea gigas di California and Washington, C. gigas di France, dan Korea. pada 1989-1993, mencapai 10% benih C. gigas dari Japan (Matsushima and Watanoha bays) terinfeksi (Friedman et al. 1991, Friedman 1996). Efek parasit ini pada inang adalah Kematian mencapai 90 – 95%, Kematian mulai nampak bulan Mei pada musim semi, dan mencapai puncak bulan Agustus sampai September, Menyebabkan kerusakan kerusakan epithel tubule digestive. Siklus hidup tidak diketahui, sporulasi sporadis pada dewasa dan prevalen pada juvenile, tetapi Kemungkinan melibatkan inang antara dalam siklus hidup. Di daerah asalnya infeksi parasit ini terjadi pada bulan May sampai October. Prevalence: bervariasi tergantung salinitas, tetapi prevalensi of 50-90% tidak jarang ditemukan pada salinities diatas 15 ppt. In...

DEFINISI PARASIT & PARASITISMA PADA IKAN

Secara umum, parasit dapat didefinisikan sebagai organisma yang hidup pada organisme lain, yang disebut inang, dan mendapat keuntungan dari inang yang ditempatinya hidup, sedangkan inang menderita kerugian. Parasitology merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang kehidupan parasit. Kehidupan parasit memiliki keunikan karena adanya ketergantungan pada inang. Mempelajari parasit memerlukan pengertian tentang konsep symbiosis atau hidup bersama antara dua organisme. Ada beberapa jenis bentuk symbiosis, antara lain, yaitu comensalisme dimana pada hubungan ini kedua organisme yang bersymbiosis masing-masing memperoleh keuntungan dan tidak ada yang dirugikan, sedangkan mutualisme adalah kedua organisme mendapatkan keuntungan, dan jika salah satu diantaranya tidak tersedia maka tidak akan terjadi kehidupan. Parasitisma merupakan suatu bentuk hubungan antara dua organisma yang berlainan jenis yang satu disebut inang sedangkan yang lainnya disebut parasit, dimana parasit sangat b...

Pencegahan Parasit dengan Penyaringan Air Sistem Mekanik

Image
Filter mekanik merupakan sebuah alat untuk memisahkan material padatan dari air secara fisika (berdasarkan ukurannya), dengan cara menangkap/menyaring material-material tersebut sehingga tidak terbawa pada air pemasukan. Material-material tersebut dapat berupa suspensi partikel kecil atau parasit ikan. Oleh karena itu fungsi filter mekanik selain menyaring partikel juga parasit yang berukuran besar tidak dapat masuk dalam kolam. Partikel padatan dalam hal ini bukan merupakan bahan terlarut tetapi merupakan suatu suspensi. Ukurannya dapat bervariasi dari sangat kecil, hingga tidak bisa dilihat oleh mata (sebagai contoh: partikel, plankton, organisme parasit, bakteri yang menyebabkan air keruh). Partikelpartikel ini dapat terperangkap dalam berbagai jenis media, dengan syarat diameter lubangnya atau porinya lebih kecil dari diameter partikel. Media tersebut dapat berupa kapas sintetis atau bahan berserabut lain, spong, kaca atau keramik berpori, kerikil, pasir, dll. Bahan yang diperlukan...

REPRODUKSI CARDINAL FISH (IKAN CAPUNGAN BANGGAI)

Pasangan Banggai Cardinal fish mempertahankan wilayahnya secara bersama, hal tersebut disebabkan karena : 1) mempertahan daerah pemijahan , 2) wilayah pertahanan (Ikan jantan menjaga ikan betina yang sedang mengerami anak-anaknya), dan 3) untuk menghindari upaya pemijahan oleh ikan jantan yang menyelinap (Kolm dan Berglund 2004). Tekanan terhadap wiilayah pemijahan lebih besar berasal dari ikan jantan yang menyelinap. Ikan jantan yang menyelinap tidak dapat menggantikan ikan jantan lainnya yang telah membuahi betina meskipun ikan betina mungkin telah dirayu ikan jantan yang menyelinap; juga sebaliknya, ikan jantan tidak pernah dirayu oleh betina lainnya. Ikan jantan dan ikan betina memainkan peranan yang berbeda dalam pertahanan wilayah yang sama (Kolm dan Berglund 2004). Proses pendekatan ikan jantan-betina terjadi pada siang hari. Pada saat pemijahan dan transfer telur, telur keluarkan dari genital papilla betina kemudian dibuahi dan dierami di dalam mulut ikan jantan. P. kauderni...

UMUR DAN PERTUMBUHAN IKAN

Umur dan pertumbuhan ikan merupakan parameter dinamika populasi yang mempunyai peran penting dalam pengkajian stok perikanan. Pengetahuan mengenai aspek umur dan pertumbuhan dari stok ikan yang sedang dieksploitasi mutlak untuk diteliti agar dapat digunakan sebagai salah satu landasan pertimbangan dalam pengelolaan stok. Keberhasilan dan masa depan suatu sektor perikanan bergantung kepada penambahan individu baru dan komposisi kelas umur stok ikan yang merupakan tujuan sasaran perikanan sepanjang tahun (Biusing, 1987). Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran, berupa panjang atau berat dalam waktu tertentu. Ada beberapa indikator yang mempengaruhi pertumbuhan yaitu faktor jumlah dan ukuran makanan yang tersedia, suhu, oksigen terlarut, kualitas air, umur dan ukuran organisme serta kematangan gonad (Sparre, et al. 1989). Selanjutnya dikatakan bahwa pendugaan pertumbuhan ikan dapat dilakukan dengan menganalisis data frekuensi panjang atau bobot. Nikolsky (1963) menyatakan bahwa pertumb...

PENANGAN PAKAN BUATAN UNTUK IKAN

Image
Untuk mengatasi penyebab kerusakan pakan dalam penyimpanan akibat faktor lingkungan tempat penyimpanan maupun keadaan pakan, maka pellet yang telah dikeringkan dimasukkan ke dalam kemasan (kantong plastik) yang tertutup rapat, dalam pengemasan diusahakan tidak terisi oleh udara, agar lebih menghemat tempat saat pengangkutan. Setelah pakan ikan dikemas, maka selanjutnya pakan disimpan di ruangan dingin atau freezer. Pellet yang telah kering belum bisa langsung disimpan ke dalam wadah, harus dikering-anginkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur akibat uap panas. Menurut Mudjiman (2001), pendinginan dapat dilakukan dengan mengangin-anginkan pellet pada suhu kamar selama 1-2 jam. Apabila pellet sudah benar-benar dingin, maka sudah dapat dimasukkan ke dalam kantong plastic dan ditutup rapat, lalu disimpan di ruangan dingin atau freezer Menurut Sahwan (1999) bahwa untuk menyimpan pakan, ruang penyimpanan harus dingin, sirkulasi udara baik, dan sinar tida...