Posts

PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Sikap Profesionalisme Aparatur negara sangat dibutuhkan dalam melakukan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Integritas yang rendah merupakan celah yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna layanan (customer), sehingga hasil pekerjaan aparatur tidak representatif menggambarkan kondisi yaang sebenarnya. Gratifikasi, suap, korupsi, kolusi dan nepotisme sangat berpotensi terjadi selama kegiatan pelayanan kepada masyarakat (customer). Pimpinan Unit Organisasi pemerintah harus melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya suap, gratifikasi, korupsi, kolusi dan nepotisme. Integritas adalah marwah dan martabat bagi kehormatan pegawai. Upaya pengendalian gratifikasi dapat berupa : 1. Peningkatan pemahaman melalui pendidikan dan pelatihan anti korupsi. Selain tiu, Untuk memelihara pemahaman aparatur, maka dibutuhkan sosialisasi secara berkala. 2. Penegakan disiplin. Penegakan pelanggaran kode etik ASN akan dikenakan sanksi atau hukuman Selain sanksi moral, ASN yang melakukan pelangg...

PENDIDIKAN JEMBATAN PEMBANGUNAN

Ilmu merupakan cabang pengetahuan yang memiliki objek kajian, baik kajian formal maupun kajian material. Ilmu diperoleh dari proses kajian terhadap teori kebenaran, hasil kajian dapat berupa pengetahuan akan kebenaran ataupun ketidak benaran terhadap sebab, proses dan akibat atas fenomena/misteri kehidupan. Ilmu merupakan modal awal dalam menyelesaikan masalah -- masalah kehidupan karena ilmu mempunyai sifat universal. Kemampuan menganalisa suatu permasalahan sangat tergantung pada kedalaman ilmu setiap individu. Indikator kedalaman ilmu tersebut berupa pemahaman dasar atas pertanyaan apa, mengapa, bagaimana, kapan, dan dimana. Ilmu dalam tataran proses penemuan kebenaran harus memiliki landasan (ontologi), metodologi (epistemiologi), serta manfaat yang jelas (Axiologi). Jika ditinjau dalam sudut pandang penyelanggaraan pemerintahan yang baik, maka ilmu menjadi kuadran terpenting dalam pencapaian tujuan. Manfaat organisasi akan terasa jika dalam pencapaiannya digunakan metode y...

MODEL-MODEL PEMIMPIN BERINTEGRITAS DAN BERORIENTASI PELAYANAN

Image
Kepemimpinan secara luas meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi interprestasi mengenai peristiwa-peristiwa para pengikutnya, pengorganisasian dan aktivitas-aktivitas untuk mencapai sasaran, memelihara hubungan kerja sama dan kerja kelompok, perolehan dukungan dan kerja sama dari orang-orang di luar kelompok atau organisasi (Rivai dan Mulyadi dalam Salutondok dan Soegoto, 2015) .             Kualitas pelayanan publik pada lembaga pemerintah merupakan hal mendasar yang harus ditingkatkan . Pelayanan publik seringkali dihadapkan dengan berbagai hambatan , antara lain : h ambatan struktural (aturan yang terlalu kaku), hambatan kultural (suap, gratifikasi, malas) serta hambatan sungkan (keluarga, pertemanan, primordialisme) . Layanan publik harus memiliki standar untuk dijadikan sebagai pedoman penyelenggaraan layanan pemerintahan y...

SULTENG PENYANGGA IKN, BPPMHKP PALU SIAP JAMIN MUTU IKAN UNTUK KALIMANTAN

Bulan Agustus tinggal menghitung hari. Peringatan hari kemerdekaan yang selama ini di Jakarta untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Masa Depan,  lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemindahan Ibukota negara bukan sebatas wacana. Memang, butuh waktu 15 sampai 20 tahun agar IKN rampung. Namun, keseriusan pemerintah dengan menjadikannya sebagai proyek strategis nasional (PSN) akan mendekatkan harapan menjadi kenyataan. Selain pembangunan infrastruktur, IKN juga harus memiliki kesiapan terhadap penuhan bahan pangan bagi siapa saja yang akan bermukim di Kota Impian. Karena, produktifitas kerja harus diawali dengan pemenuhan kebutuhan lambung.  Ikan merupakan salah satu bahan pangan di Sulawesi Tengah yang banyak dikirim menuju Pulau Kalimantan. Pada tahun 2023, ikan layang masih menjadi komoditas dominan yang di Kirim Ke Kalimantan Timur. Tahun 2023, volume pengiriman ikan layang dari Sulawesi Tengah menuju Kalimantan Timur mencapai 4.473 To...

Aeromonas hydrophila

Bakteri A. hydrophila menyebabkan penyakit red disease pada ikan sidat. Infeksi bakteri A. hydrophila dapat mengakibatkan hemoragik (pendarahan) pada permukaan tubuh (Egusa, 1976). Menurut Jayavignesh dan Kannan (2011), bakteri A. hydrophila merupakan penyebab penyakit hemoragic septicaemia yang juga disebut sebagai motile aeromonas septicaemia (MAS). Bakteri ini dikenal bersifat oportunis karena akan menyerang saat ikan mengalami stres. Gejala ikan yang terinfeksi MAS bervariasi tetapi umumnya ditandai oleh adanya pendarahan pada kulit, insang, rongga mulut, borok pada kulit, bola mata menonjol (exopthalmia ), perut kembung dan ikan lemas serta sering berada di permukaan atau dasar kolam. Menurut Austin dan Austin (2007), Aeromonas hydrophila menyebabkan beberapa kondisi patologis yang berbeda diantaranya pembusukan pada sirip ekor dan hemoragik septicemia yang ditandai dengan lesi kecil pada permukaan tubuh yang menyebabkan pengelupasan sisik, pendarahan lokal terutama pada in...

SIDAT DI SULAWESI TENGAH

Image
Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salahsatu Provinsi penghasil ikan sidat terbesar di Indonesia. Frekuensi pengiriman ikan sidat yang di lalulintaskan melalui Bandar Udara Mutiara Palu mengalami peningkatan semenjak tahun 2010 hingga 2012. Tahun 2010 terdapat 748 kali pengiriman ikan sidat dan meningkat menjadi 1.158 kali pengiriman pada tahun 2012 (SKIPM Palu, data tidak dipublikasikan). Tentang sidat di Sulawesi Tengah, yang menarik perhatian adalah distribusi perdagangan benih. Data Stasiun KIPM Kelas I Palu selama periode Mei tahun 2013 hingga Desember 2016 menunjukkabn 3 (tiga) kabupaten penghasil  benih sidat diantaranya : Kabupaten Parigi (950 Kg), Kabupaten Buol (830 Kg), Kabupaten Poso (653 Kg), data tersebut direkapitulasi berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) yang diterbitkan dinas perikanan setempat. Kabupaten Parigi dan Poso menunjukkan adanya trend penurunan pengiriman dari tahun 2013 hingga 2016, sedangkan Kabupaten Buol trend volumenya cenderung meningkat. Jik...

FORMALIN PADA IKAN

Oleh : Irmawan syafitrianto, S.Pi.,M.P (Inspektur Mutu Hasil Perikanan, BPPMHKP-Kementerian Kelautan dan Perikanan)   1.                    Gambaran Umum Tentang Formalin Pada Ikan   Ikan merupakan bahan pangan yang mudah mengalami pembusukan ( perishable ), oleh sebab itu untuk merperlambat proses kemunduran mutu, maka ikan harus ditangani secara higienis. Kemunduran mutu dan kesegaran ikan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya suhu pusat ikan. Penggunaan suhu rendah (0 o C) setelah ikan mati dapat memperpanjang masa kejang (rigormortis), menurunkan kegiatan enzimatis, bakterial, kimiawi dan perubahan fisik sehingga dapat memperpanjang daya awet ikan. Cara kematian ikan pada saat penangkapan juga mempunyai pengaruh besar terhadap mutu dan daya awet ikan. Perubahan yang dialami ikan berlangsung dalam tiga fase, yaitu fase prerigor mortis, rigormortis, dan post-rigormortis. ...